1. Letak Geografi
Desa Binangun merupakan salah satu dari 15 desa 1 kelurahan di Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo yang
terletak di sebelah barat kota Wonosobo dengan jarak dengan ibu kota kecamatan sejauh 7 km dan jarak dengan ibu kota Kabupaten Wonosobo 22 km yang dapat ditempuh
menggunakan kendaraan bermotor selama 60 menit.
Desa Binangun terletak pada ketinggian 1.000 meter
dari permukaan air laut, sedangkan topografisnya berada disebelah barat lereng
gunung Bismo dengan suhu udara 20-300 Celcius dan curah hujan sebanyak 348 mm dengan
jumlah bulan hujan sebanyak 8 bulan.
Desa Binangun memiliki luas wilayah -+698,266 Ha, yang secara administratif
terbagi menjadi 10 (Sepuluh) dusun dan 9 (sembilan) Kadus yaitu Dusun Pasarlawas,Dusun Binangun,Dusun Tanjungsari, Dusun
Bengkok, Dusun Lengkong lor, Dusun Lengkong kidul, Dusun Keseneng, Dusun Rego,
Dusun Klepu dan Dusun Cindul, ada 18 RW dan 68 RT.
1.
Batas desa
Batas wilayah Desa Binangun Kecamatan Watumalang adalah :
o
Sebelah Utara :
Berbatasan dengan Desa Mutisari
o
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Desa Pasuruhan
o
Sebelah Barat : Berbatasan
dengan desa Babadan Kab. Banjarnegara
o
Sebelah Timur : Berbatasan
dengan desa Wonokampir
2.
Peruntukan Lahan
Luas Lahan Desa Binangun sebanyak 777,745 Ha, yang peruntuntukannya terbagi sebagai berikut :
Tegal/ladang : 613.416 Ha
Tanah fasilitas umum : 25.000 Ha
Tanah Perkebunan : 9.450 Ha
Pekarangan : 58.850 Ha
Pemukiman :
70.029 Ha
Perkantoran : 1 Ha
Desa Binangun
merupakan daerah pegunungan dengan iklim sejuk, sehingga sangat mendukung
pengembangan ekonomi terutama pada sektor pertanian. Komoditi utama pertanian
yang dihasilkan antara lain: tembakau, kubis, buncis, cabe, jagung, ubi kayu dan ubi jalar.
Dalam beberapa tahun terakhir ini hasil
pertanian dapat dikatakan meningkat dikarenakan penyedian pupuk yang cukup dan
kondisi cuaca yang mendukung. Dalam rangka meningkatkan sektor pertanian supaya
lebih optimal, diperlukan proses pemasaran yang dekat dan pelatihan –
pelatihan yang berguna untuk penanganan
pertanian yang lebih maju.
Dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan potensi peruntukan lahan
Desa Binangun.
3.
Kependudukan
Jumlah penduduk
Desa Binangun sebanyak 8.334 jiwa, terdiri dari laki-laki sebanyak 4.200 jiwa , perempuan 4.134 jiwa. Sedangkan jumlah Kepala Keluarga ada sebanyak 2.569 Kepala Keluarga.
a.
Mata pencaharian
Sebagian besar masyarakat Desa Binangun
bekerja sebagai petani, hal ini dapat terlihat pada tabel di bawah
Sejumlah 73 % warga Binangun berprofesi
sebagai petani. Selebihnya adalah buruh tani,buruh migran, peternak, pegawai negei sipil dan karyawan swasta. Data
tersebut menunjukan bahwa sebagian besar penduduk Desa Binangun
sangat menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.
a.
Asal usul
Desa Binangun
Pada masa
Kerajaan ada seorang bangsawan keturunan darah biru dari kerajaan maja pahit
mengembara di daerah pelosok pelosok yang bernama DJOKRO DJOYO BINANGUN dan
beliau sempat singgah di salah satu pemukiman masyarakat yang masih sangat
sedikit dan masih di kelilingi dengan hutan blantara. Beliau mengamati daerah
yang disinggahi itu sangat subur dan beliau tertarik untuk menetap di daerah
itu, pelan pelan DJOKRO DJOYO BINANGUN mengajak masyarakat untuk membabat hutan
dan mengajari bercocok tanam, selain itu beliau mengajari ilmu – ilmu yang lain
yaitu agama, budaya dan adat istiadat, pada waktu itu pemukiman masyarakat
belum ada nama dusun ataupun desa.
Setelah
bertahun–tahun DJOKRO DJOYO BINANGUN membina masyarakat sehingga lebih cerdas
dan lebih maju dari sebelumnya, karna masyarakat sudah mulai mengenal
pembangunan disegi jasmani maupun rohani, dengan keberhasilan DJOKRO DJOYO
BINANGUN warga masyarakat mengangkat beliau sebagai Kepala atau pemimpin mereka,
dan masyarakat sepakat memberi nama daerahnya menggunakan nama terahir beliau
yaitu “BINANGUN” yang penuh makna yaitu “Dibina dan dibangun”, semenjak itu
berdirilah Desa BINANGUN sampai sekarang.
b.
Peminpin Desa
Masa
kepemimpinan pemerintahan Desa Binangun sejak
tahun 1800 hingga sekarang adalah sebagai berikut
1. Kades I DEMANG
DJOKRO DJOYO BINANGUN 53 Tahun (1800 – 1853)
2. Kades II H. MARDJUKI 34 Tahun 1854
- 1888
Pada
masa pemerintahan Kades H. Mardjuki masyarakat desa binangun mulai mengenal perputaran ekonomi sehingga
beliau mewakafkan tanahnya dan membangun sebuah pasar tradisional sebagai pusat
perekonomian rakyat di desa binangun sampai masa sekarang.
3. Kades III ATMO PAWIRO 34
Tahun 1889 - 1923
4. Kades IV MUHAMMAD DJAMIL 34 Tahun 1924 -
1958
5. Kades V
SUHADI 29
Tahun 1959 – 1988
6. Kades VI
MAHPUL SYAIBANI 5 Tahun 1989 – 1993
7. Kades VII
MAHPUL SYAIBANI
3 Tahun 1994 - 1997
8. PJ. Kades
VIII S. MUNTONO 3 Tahun 1997 -
2000
9. Kades IX
ANDRI SUSANTO 4 Tahun 2001 – 2005
10. PJ.
Kades X ARIF SUSILENGRAT 1 Tahun 2005 –
2006
11. Kades XI
ARIF SUSILENGRAT 5 Tahun
2007 – 2012
12. Kades XII
UMARYADI
Bulan Pebruari 2013 s/d Sekarang
Pada masa kepemimpinan kades Umaryadi, Desa Binangun mulai meningkatkan pembangunan SDM di
semua sektor yang ada di desa mulai pendidikan anak usia dini, wajar dikdas 9
tahun, pemberdayaan masyarakat,
pemberdayaan perekonomian mikro
rakyat, dan pembangunan infrastruktur seperti Pelebaran jalan di seluruh
wilayah Desa Binangun, Pembangunan
Jembatan, rumah tidak layak huni. Sektor kesehatan masyarakat dan penyadaran hukum
juga mulai diperhatikan pada masa kepemimpinan ini.
KEUANGAN DAN KEKAYAAN DESA
a. Potensi keuangan desa
1 Potret APBDes 2 tahun
terakhir
Keuangan
Desa dibagi dalam Pendapatan Desa, Belanja Desa dan Pembiayaan Desa, Dalam hal
ini tentang potensi keuangan desa Desa Binangun Kecamatan Watumalang memperoleh penerimaan atau
pendapatan dari :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar